Panti Asuhan Baitul Qowwam

Kegiatan Syawalan yang diselenggarakan oleh Komunitas Jumat Berkah (KJB) bersama Paguyuban Pedagang Pasar Prambanan pada Sabtu (11/4/2026) berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Acara yang digelar di Pasar Prambanan ini tidak hanya dihadiri unsur pemerintah dan pedagang, tetapi juga melibatkan berbagai panti asuhan binaan KJB, salah satunya Panti Baitul Qowwam.

Perwakilan dari Panti Baitul Qowwam hadir sebagai bagian dari undangan kehormatan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka diwakili oleh Ustadz Arie Eko P, Ustadz Muhtarom, serta Arief Hartanto, yang turut mendampingi delapan santri dalam mengikuti rangkaian acara Syawalan.

Kehadiran rombongan panti asuhan ini menjadi simbol nyata dari keberlanjutan program sosial yang selama ini dijalankan oleh Komunitas Jumat Berkah. Seperti diketahui, KJB telah membina puluhan panti asuhan dan pondok pesantren di berbagai wilayah, dengan fokus pada pemberdayaan serta penyaluran bantuan kepada kaum dhuafa.

Ustadz Arie Eko P menyampaikan apresiasinya atas konsistensi KJB dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ia menilai kegiatan Syawalan ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga bentuk nyata perhatian terhadap anak-anak yatim dan santri binaan.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas undangan ini. Kehadiran kami bersama para santri menjadi pengalaman berharga, sekaligus mempererat hubungan antara panti asuhan dengan Komunitas Jumat Berkah,” ujarnya di sela-sela acara.

Ia juga menambahkan bahwa dukungan yang selama ini diberikan KJB sangat membantu keberlangsungan kegiatan di panti. Bantuan berupa kebutuhan pokok hingga program pembinaan menjadi bagian penting dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan para santri.

Senada dengan itu, Ustadz Muhtarom mengungkapkan menyoroti dampak positif kegiatan ini terhadap motivasi anak-anak panti. Menurutnya, interaksi langsung dengan masyarakat luas, khususnya komunitas pedagang dan relawan sosial, mampu menumbuhkan semangat dan rasa percaya diri para santri.“Anak-anak merasa diperhatikan dan menjadi bagian dari keluarga besar yang lebih luas. Ini sangat penting untuk perkembangan mental dan sosial mereka,” ungkapnya.

Delapan santri yang turut hadir tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari sambutan, kajian keagamaan, hingga sesi ramah tamah. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan peserta lain, termasuk para pedagang dan relawan KJB.

Keterlibatan Panti Baitul Qowwam dalam acara ini semakin menegaskan komitmen Komunitas Jumat Berkah dalam merangkul dan memberdayakan panti asuhan sebagai mitra utama dalam gerakan sosial. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dengan semangat Syawalan, seluruh pihak yang terlibat berharap kebersamaan ini dapat memperkuat nilai-nilai kepedulian, mempererat silaturahmi, serta menjadi inspirasi untuk terus berbagi dan menebar kebaikan di tengah masyarakat.