Panti Asuhan Baitul Qowwam Tempel menjadi salah satu penerima manfaat dalam kegiatan pentasharrufan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang digelar oleh Komunitas Jum’at Berkah (KJB) Jogja pada Minggu, 29 Maret 2026. Kehadiran perwakilan panti tersebut, yakni Ustadz Aris Eko P dan Farhan dalam kegiatan sosial yang berlangsung di kediaman Ketua KJB, Taugah Budiyono, di Sanggrahan, Purwomartani, Kalasan, Sleman.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin KJB Jogja dalam menyalurkan amanah para donatur kepada masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 25 panti asuhan dan pondok pesantren dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta hingga Wonogiri turut diundang dan hadir untuk menerima bantuan secara langsung.
Ustadz Aris Eko P, mewakili Panti Asuhan Baitul Qowwam Tempel, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima dari Komunitas Jum’at Berkah Jogja dan bantuan ini sangat bermanfaat bagi keberlangsungan kebutuhan anak-anak asuh , terutama dalam pemenuhan kebutuhan pokok dan pendidikan .
Ketua KJB Jogja, Taugah Budiyono, menegaskan bahwa kegiatan pentasharrufan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial yang terus dijaga. “Kami mengundang bapak/ibu perwakilan dari 25 panti asuhan dan pondok pesantren untuk hadir dalam acara pentasharrufan ZIS, dengan total penyaluran kurang lebih 6 ton beras,” jelasnya.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan berasal dari berbagai sumber, seperti zakat fitrah, zakat maal, infak, sedekah, hingga fidyah yang dihimpun dari para dermawan. Seluruh dana dan bantuan tersebut kemudian dikelola secara profesional dan disalurkan kepada lembaga yang telah terverifikasi.
Sementara itu, panitia KJB, Kawit Wiyanto, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat. “Kami memastikan setiap bantuan disalurkan secara amanah. Tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga mendukung pendidikan serta sarana dan prasarana anak-anak asuh dan santri,” terangnya.
Selain Panti Asuhan Baitul Qowwam, sejumlah lembaga lain yang turut menerima manfaat antara lain Panti Asuhan Al Marina di Gunungkidul, Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Buruj di Wonogiri, serta Panti Asuhan Muhammadiyah Ahmad Dahlan di Kulon Progo. Total ratusan anak asuh dan santri menjadi penerima langsung dalam program ini.
Kegiatan pentasharrufan ZIS ini tidak hanya menjadi ajang distribusi bantuan, tetapi juga mempererat hubungan antara donatur, pengurus, dan pengelola lembaga sosial. KJB Jogja berharap sinergi ini terus terjaga dan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Menutup kegiatan, Taugah Budiyono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. “Atas perhatian dan dukungan para donatur serta semua pihak, kami ucapkan terima kasih. Semoga menjadi amal jariyah dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” pungkasnya.