Panti Asuhan Baitul Qowwam

BaitulqowwamNews
Senyum keceriaan merekah di wajah anak-anak Panti Asuhan Pondok Pesantren Baitul Qowwam, Kapanewon Turi, Sleman, pada Sabtu (10/1/2026) sore.
Di suasana hangat menjelang senja, panti asuhan tersebut kedatangan tamu dari keluarga besar H. Madiyono MM, warga Kromodangsan Tempel, yang hadir bersama timnya untuk menyambung tali silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Ketua Yayasan Baitul Qowwam, H. Agus Triyanta, didampingi Ustadz Muhtarom dan 52 santri mukim. Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan reuni hangat mengingat hubungan baik antara H. Madiyono dan pengelola panti yang telah terjalin sejak lama.
Dalam sambutannya, H. Agus Triyanta menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian keluarga H. Madiyono yang memperhatikan kesejahteraan para santri yatim dan dhuafa. Sebagai bentuk syukur, acara dilanjutkan dengan sesi doa bersama yang dipimpin langsung oleh sang Ketua Yayasan. Lantunan doa-doa tulus dari puluhan anak yatim menggema di ruangan tersebut, mengharapkan keberkahan bagi para dermawan.
H. Madiyono MM dalam kesempatan tersebut tidak hanya datang membawa bantuan material, tetapi juga memberikan asupan spiritual berupa motivasi bagi para santri. Ia menyapa anak-anak dengan penuh keakraban, memberikan semangat agar mereka tekun belajar meski tinggal di panti asuhan. Suasana semakin cair saat Madiyono memberikan reward khusus berupa uang jajan tambahan bagi anak-anak yang aktif menjawab pertanyaan dan mereka yang istiqomah menjalankan ibadah puasa sunnah.
“Pendidikan dan karakter adalah kunci masa depan. Saya berharap anak-anak di Baitul Qowwam terus semangat dan tidak menyerah pada keadaan,” ujar Madiyono di sela-sela pemberian motivasi.
Sebagai bentuk dukungan operasional panti, keluarga H. Madiyono menyerahkan donasi uang tunai sebesar Rp 2,5 juta. Selain itu, rombongan juga membawa paket takjil untuk persiapan buka puasa Senin bagi para santri yang rutin menjalankan puasa sunnah. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan konsumsi harian di pondok pesantren tersebut.
Kunjungan ini juga membawa harapan besar bagi keluarga besar H. Madiyono, melalui doa para santri yang mustajab, ia berharap segala lini usahanya diberikan kelancaran oleh Allah SWT. Secara khusus, ia memohon doa agar unit-unit properti yang dikelola oleh perusahaan (PT) miliknya dapat segera terjual dan memberikan manfaat bagi banyak orang.

By Arief Hartanto